Privasi

Kebijakan Privasi

Cara API Indonesia mengumpulkan, memakai, menyimpan, dan melindungi data pengguna.

Terakhir diperbarui
5 Juli 2026
Ringkasan
  • Kebijakan ini berlaku untuk situs, dashboard, dokumentasi, API, dan layanan terkait API Indonesia.
  • Kami hanya meminta data yang dibutuhkan untuk membuat akun, mengelola akses API, memproses pembayaran, menjaga keamanan, dan memberi dukungan.
  • Jika Anda memakai OAuth, login pihak ketiga, atau fitur cloud console lain, kami hanya memakai data yang disetujui untuk tujuan autentikasi dan pengelolaan akun.

Data yang kami kumpulkan

  • Data akun: nama, email, kata sandi yang sudah di-hash, nama organisasi, dan preferensi bahasa.
  • Data autentikasi: token sesi, status verifikasi email, alamat IP, user agent, dan waktu login.
  • Data penggunaan: API key, endpoint yang dipanggil, jumlah request, kode status, waktu respons, dan kuota.
  • Data billing: paket, invoice, status pembayaran, metadata transaksi, dan rujukan dari penyedia pembayaran.
  • Data dukungan: pesan, lampiran, topik bantuan, dan riwayat komunikasi.

Cara kami memakai data

  • Membuat akun, mengamankan login, dan memberi akses ke dashboard.
  • Menerbitkan API key, menghitung kuota, mencegah penyalahgunaan, dan mencatat aktivitas teknis.
  • Memproses pembayaran, pajak, invoice, refund, dan kebutuhan akuntansi.
  • Menjawab pertanyaan, menangani insiden, dan mengirim pemberitahuan produk atau keamanan.
  • Memenuhi kewajiban hukum yang berlaku di Indonesia atau yurisdiksi lain yang relevan.

Data dari Google dan penyedia login lain

Jika Anda masuk memakai Google atau penyedia identitas lain, kami dapat menerima nama, alamat email, foto profil, dan identifier akun sesuai izin yang Anda setujui di layar login.

Kami tidak menjual data dari penyedia login. Kami tidak memakai data Google untuk iklan, profil pemasaran lintas aplikasi, atau transfer ke pihak ketiga di luar kebutuhan layanan.

Google API Limited Use

Penggunaan dan transfer data dari Google API oleh API Indonesia akan mengikuti Google API Services User Data Policy, termasuk ketentuan Limited Use. Jika scope Google yang diminta berubah, kami akan memperbarui kebijakan ini dan meminta persetujuan baru saat diperlukan.

Cookie dan penyimpanan lokal

Kami memakai cookie sesi, token CSRF, preferensi tema, preferensi bahasa, dan penyimpanan lokal lain untuk login, keamanan, dan kenyamanan produk. Rincian lengkap ada di Cookie Policy.

Berbagi data

  • Penyedia infrastruktur, hosting, email, monitoring, analitik teknis, dan pembayaran.
  • Mitra profesional seperti auditor, konsultan pajak, atau penasihat hukum saat diperlukan.
  • Otoritas publik jika diwajibkan oleh hukum, perintah pengadilan, atau proses hukum yang sah.
  • Pihak penerima dalam transaksi bisnis seperti merger, akuisisi, atau restrukturisasi, dengan perlindungan yang wajar.

Retensi data

Data akun aktif disimpan selama akun berjalan. Log teknis biasanya disimpan sampai 12 bulan, kecuali dibutuhkan lebih lama untuk keamanan, audit, sengketa, atau kewajiban hukum. Data billing dapat disimpan sesuai masa retensi pajak dan pembukuan.

Hak pengguna

  • Meminta akses, salinan, koreksi, atau penghapusan data pribadi.
  • Menarik persetujuan untuk komunikasi pemasaran.
  • Meminta pembatasan atau keberatan atas pemrosesan tertentu jika hukum memberi hak tersebut.
  • Menghapus akun melalui dashboard atau dengan menghubungi hello@apiindonesia.id.

Keamanan

Kami memakai TLS, hashing kata sandi, pembatasan akses internal, audit log, dan pemantauan teknis. Tidak ada sistem yang bebas risiko, jadi pengguna tetap perlu menjaga API key, kata sandi, dan perangkatnya.

Kontak privasi

Untuk pertanyaan privasi, permintaan data, atau keluhan, hubungi hello@apiindonesia.id. Untuk isu keamanan, hubungi support@apiindonesia.id.