endpoint siap pakai dalam produk ini, dengan respons JSON dan pola error yang konsisten.
Data harga pangan resmi Badan Pangan Nasional: rata-rata harga bulanan tingkat konsumen (sejak 2021) dan produsen (sejak 2019), nasional maupun per provinsi. Seri harga terbuka terakhir yang tersedia sampai Januari 2026, bukan harga real-time, plus Indeks Anomali Harga (QIPA/AIPA/IFPA) untuk mendeteksi lonjakan/penurunan harga yang menyimpang. Bersumber dari Open Data Pangan BPN.
Data harga pangan resmi Badan Pangan Nasional: rata-rata harga bulanan tingkat konsumen (sejak 2021) dan produsen (sejak 2019), nasional maupun per provinsi. Seri harga terbuka terakhir yang tersedia sampai Januari 2026, bukan harga real-time, plus Indeks Anomali Harga (QIPA/AIPA/IFPA) untuk mendeteksi lonjakan/penurunan harga yang menyimpang. Bersumber dari Open Data Pangan BPN.
Sumber data: Badan Pangan Nasional, Open Data Pangan (data.badanpangan.go.id). Data mengikuti rilis resmi BPN dan dapat berubah sesuai pembaruan lembaga. API Indonesia menambahkan lapisan akses dan agregasi, bukan pengganti kanal resmi untuk pengambilan keputusan pemerintah.
endpoint siap pakai dalam produk ini, dengan respons JSON dan pola error yang konsisten.
Bisa dicoba dengan bonus 3.000 kredit saat daftar, lalu dipakai di production lewat satu API key API Indonesia.
https://use.apiindonesia.id/api/v1/harga-panganMengembalikan ringkasan tiap seri (tingkat konsumen/produsen x wilayah nasional/provinsi): jumlah komoditas, jumlah baris, dan rentang bulan yang tersedia.
Bagian ini membedakan halaman produk dari dokumentasi. Dokumentasi menjawab cara memanggil endpoint; halaman ini menjawab kenapa endpoint tersebut masuk akal untuk fitur Anda.
curl "https://use.apiindonesia.id/api/v1/harga-pangan" -H "x-api-key: YOUR_API_KEY"{
"success": true,
"data": [
{ "tingkat": "konsumen", "wilayah": "nasional", "komoditas": 46, "rows": 1146, "dari": "2021-01", "sampai": "2026-01" },
{ "tingkat": "konsumen", "wilayah": "provinsi", "komoditas": 27, "rows": 36348, "dari": "2021-01", "sampai": "2026-01" }
]
}Bandingkan tier 2x, 4x, dan 8x API Upscale Gambar: ukuran hasil, perkiraan ukuran cetak, harga per job, dan kapan masing-masing tier layak dipakai supaya tidak boros kredit.
Indeks anomali harga pangan dari Badan Pangan Nasional: QIPA, AIPA, IFPA, plus status Alert dan Warning per komoditas tiap bulan. Siap dipakai untuk dashboard pemantauan harga.
Harga beras, minyak goreng, dan cabai per provinsi, diperbarui bulanan oleh Badan Pangan Nasional. Aplikasi harga pangan dan riset ekonomi bisa akses lewat satu REST API.
Harga 2 kredit (Rp2) per request sukses; request gagal gratis. Bonus 3.000 kredit sekali saat daftar, tanpa kartu kredit dan tanpa jatah bulanan.
Harga rata-rata bulanan tingkat konsumen (sejak 2021) dan produsen (sejak 2019), nasional dan per provinsi, dari Open Data Badan Pangan Nasional.
Tidak. Edisi data terbuka terbaru berakhir pada Januari 2026, jadi gunakan untuk analisis tren, bukan harga harian.
GET /api/v1/harga-pangan/anomali mengembalikan indeks QIPA/AIPA/IFPA untuk menandai lonjakan atau penurunan harga yang tidak wajar per komoditas.