endpoint siap pakai dalam produk ini, dengan respons JSON dan pola error yang konsisten.
Data astronomi terhitung dari rumus publik NOAA/USNO: terbit/terbenam matahari, siang hari, senja (twilight), fase bulan, fase bulan berikutnya, dan prediksi gerhana. Murni komputasi lokal — tanpa sumber data eksternal, cocok untuk penggunaan komersial.
Data astronomi terhitung dari rumus publik NOAA/USNO: terbit/terbenam matahari, siang hari, senja (twilight), fase bulan, fase bulan berikutnya, dan prediksi gerhana. Murni komputasi lokal — tanpa sumber data eksternal, cocok untuk penggunaan komersial.
endpoint siap pakai dalam produk ini, dengan respons JSON dan pola error yang konsisten.
Bisa dicoba dengan bonus 3.000 kredit saat daftar, lalu dipakai di production lewat satu API key API Indonesia.
https://use.apiindonesia.id/api/v1/astronomi/sunMengembalikan waktu terbit, terbenam, siang hari (solar noon), dan panjang hari untuk lat/lon dan tanggal tertentu. Mendukung polar night / midnight sun.
API Astronomi cocok untuk aplikasi lifestyle, fotografi, travel, agrikultur, konstruksi, dan kalender yang perlu waktu terbit/terbenam matahari, senja, fase bulan, dan prediksi gerhana berbasis perhitungan.
Produk fotografi perlu golden hour, blue hour, atau fase bulan untuk perencanaan sesi.
Aplikasi outdoor perlu estimasi panjang hari dan waktu senja di lokasi tertentu.
Kalender ingin menampilkan fase bulan atau prediksi gerhana sebagai konteks tambahan.
Sebagian output adalah perhitungan aproximasi. Untuk observasi ilmiah presisi tinggi, gunakan data astronomi khusus dari penyedia yang sesuai.
Bagian ini membedakan halaman produk dari dokumentasi. Dokumentasi menjawab cara memanggil endpoint; halaman ini menjawab kenapa endpoint tersebut masuk akal untuk fitur Anda.
curl "https://use.apiindonesia.id/api/v1/astronomi/sun?lat=-6.2&lon=106.8&tanggal=2025-06-21&tz=%2B07:00" \
-H "x-api-key: YOUR_API_KEY"{
"data": {
"date": "2025-06-21",
"latitude": -6.2,
"longitude": 106.8,
"timezone": "+07:00",
"sunrise": "06:00",
"sunset": "17:46",
"solarNoon": "11:53",
"dayLength": 42343,
"declination": 23.44,
"equationOfTime": -0.76,
"polarPhase": "normal"
},
"meta": {
"disclaimer": "Hasil dihitung dari rumus astronomi publik (NOAA/USNO). Aksen ±2 menit adalah normal untuk terbit/terbenam.",
"source": "Computed (NOAA/USNO)"
}
}Hitung fase bulan, penerangan, dan jadwal bulan purnama berikutnya lewat REST API. Cocok untuk aplikasi fotografi, agrikultur, dan keagamaan.
Tampilkan fase bulan (penerangan, nama, usia) dan prediksi gerhana matahari/bulan berikutnya dari rumus astronomi publik — pasangan alami untuk jadwal sholat & kalender Hijriah.
Hitung waktu terbit/terbenam dan batas senja (civil/nautical/astronomical) dari rumus publik NOAA/USNO — satu panggilan REST, tanpa library astronomi di sisi klien.
Harga 2 kredit (Rp2) per request sukses; request gagal gratis. Bonus 3.000 kredit sekali saat daftar, tanpa kartu kredit dan tanpa jatah bulanan.
Terbit dan terbenam matahari, panjang hari, waktu senja (twilight), fase bulan, fase bulan berikutnya, dan prediksi gerhana.
Dihitung lokal dengan rumus publik NOAA/USNO, tanpa sumber data eksternal, sehingga aman dipakai komersial.
Panggil GET /api/v1/astronomi/sun dengan lat, lon, tanggal, dan tz.